LAMBAT BELAJAR SLOW LEARNER PDF

Slow Learner PENGERTIAN Slow learning yaitu suatu istilah nonteknis yang dengan berbagai cara dikenakan pada anak-anak yang sedikit terbelakang secara mental, atau yang berkembang lebih lambat daripada kecepatan normal. Chaplin, : Slow learning adalah anak dengan tingkat penguasaan materi yang rendah, padahal materi tersebut merupakan prasyarat bagi kelanjutan di pelajaran selanjutnya, sehingga mereka sering harus mengulang Burton, dalam Sudrajat, Namun secara garis besar lamban belajar slow learning adalah anak yang memiliki potensi intelektual sedikit di bawah normal tetapi belum termasuk tunagrahita. Dalam beberapa hal mereka mengalami hambatan atau keterlambatan berpikir, merespon rangsangan dan adaptasi sosial, tetapi masih jauh lebih baik dibanding dengan tunagrahita, lebih lamban dibanding dengan yang normal.

Author:Mami Moogulrajas
Country:Nepal
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):7 August 2009
Pages:40
PDF File Size:15.75 Mb
ePub File Size:12.13 Mb
ISBN:978-3-54531-954-9
Downloads:35553
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Douzshura



Anak lamban belajar slow learner merupakan anak yang memiliki potensi intelektual sedikit di bawah normal, tetapi tidak termasuk anak tunagrahita biasanya memiliki IQ sekitar 80 — Dalam beberapa hal anak ini mengalami hambatan atau keterlambatan berpikir, merespon rangsangan dan kemampuan untuk beradaptasi, tetapi lebih baik dibanding dengan tunagrahita.

Mereka membutuhkan waktu belajar lebih lama dibanding dengan sebayanya. Sehingga mereka memerlukan layanan pendidikan khusus. Berfungsinya kemampuan kognisi, hanya saja di bawah level normal.

Cenderung tidak matang dalam hubungan interpersonal. Memiliki kesulitan dalam mengikuti petunjuk — petunjuk yang memiliki banyak langkah. Hanya memperhatikan saat ini dan tidak memiliki tujuan — tujuan jangka panjang. Hanya memiliki sedikit strategi internal, seperti kemampuan organisasional, kesulitan dalam belajar dan menggeneralisasikan informasi. Nilai — nilai yang biasanya buruk dalam tes prestasi belajar. Dapat bekerja dengan baik dalam hand — on materials, yaitu materi-materi yang telah dipersingkat dan diberikan pada anak, seperti kegiatan di laboratorium dan kegiatan manipulatif.

Memiliki self — image yang buruk. Mengerjakan tugas — tugas dengan lambat. Menguasai keterampilan dengan lambat, beberapa kemampuan bahkan sama sekali tidak dapat dikuasai. Memiliki daya ingat yang memadai, tetapi mereka lambat mengingat. Klasifikasi Slow learner merupakan salah satu dari lima kesulitan belajar siswa Sudradjat, Lima kesulitan itu antara lain : 1. Learning disorder atau kekacauan belajar, yaitu keadaan di mana proses belajar seseorang terganggu akibat munculnya respon yang bertentangan.

Learning disfunction, merupakan gejala di mana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik, meskipun sebenarnya siswa itu tidak mengalami subnormalitas mental. Under-achiever, mengacu pada siswa yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual yang cenderung di atas normal, tetapi berprestasi belajar yang rendah. Learning disabilities, yaitu ketidakmampuan belajar yang mengacu pada gejala di mana siswa tidak mampu belajar atau menghindari belajar.

Slow-learner, adalah siswa yang lambat dalam proses belajar, sehingga ia membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan sekelompok siswa lain yang memiliki taraf intelektual yang relatif sama.

Penggolongan slow learner menurut masalah belajar anak : 1. Anak dengan masalah konsentrasi 2. Anak dengan masalah daya ingat 3. Anak dengan masalah kognisi 4. Anak dengan masalah sosial dan emosional D. Faktor Penyebab Slow Learner Slow learner memiliki hubungan yang sangat erat dengan IQ, maka terdapat dua faktor yang mempengaruhinya : 1. Semakin tinggi proporsi gen yang serupa pada dua anggota keluarga, semakin tinggi korelasi rata-rata IQ mereka. Disimpulkan bahwa, individu dapat memiliki IQ sekitar 65 jika dibesarkan di lingkungan miskin, tetapi dapat memiliki IQ lebih dari jika dibesarkan di lingkungan sedang atau kaya.

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa kondisi keluarga mempengaruhi bagaimana keluarga mengasuh anak mereka. Kata bodoh sering dikonotasikan sebagai orang yang tidak memiliki pengetahuan. Alangkah bijaksanannya anak yang mendapat predikat bodoh kita klasifikasikan sebagai anak lambat belajar bukan anak bodoh yang mempunyai konotasi yang negatif.

Masalah-masalah yang mungkin bisa jadi penyebab anak lambat belajar antara lain karena masalah konsentrasi, daya ingat yang lemah, kognisi, serta masalah sosial dan emosional. Kecerdasan mereka memang di bawah rata-rata, tetapi mereka bukan anak yang tidak mampu, tetapi mereka butuh perjuangan yang keras untuk menguasai apa yang diminta di kelas reguler.

Untuk mengatasi anak yang lamban belajar maka diperlukan metode belajar yang tepat bagi slow learner atau anak lamban belajar, yaitu : 1. Pahami bahwa anak membutuhkan lebih banyak pengulangan, 3 sampai 5 kali, untuk memahami suatu materi daripada anak lain dengan kemampuan rata-rata.

Maka, dibutuhkan penguatan kembali melalui aktivitas praktek dan yang familiar, yang dapat membantu proses generalisasi. Anak slow-learner yang tidak berprestasi dalam akademik dasar dapat memperoleh manfaat melalui kegiatan tutorial di sekolah atau privat. Tujuan tutorial bukanlah untuk menaikkan prestasinya, tetapi membantunya untuk optimis terhadap kemampuannya dan menghadapkannya pada harapan yang realistik dan dapat dicapainya.

Adalah masuk akal dan dapat dibenarkan untuk memberi mereka kelas yang lebih singkat dan tugas yang lebih sederhana. Berusahalah untuk membantu anak membangun pemahaman dasar mengenai konsep baru daripada menuntut mereka menghafal materi dan fakta yang tidak berarti bagi mereka. Gunakan demonstrasi dan petunjuk visual sebanyak mungkin. Jangan membingungkan mereka dengan terlalu banyak verbalisasi.

Pendekatan multisensori juga dapat sangat membantu. Jangan memaksa anak bersaing dengan anak dengan kemampuan yang lebih tinggi. Adakan sedikit persaingan dalam program akademik yang tidak akan menyebabkan sikap negatif dan pemberontakan terhadap proses belajar. Belajar dengan kerjasama dapat mengoptimalkan pembelajaran, baik bagi anak yang berprestasi atau tidak, ketika pemebelajaran tersebut mendukung interaksi sosial yang tepat dalam kelompok yang heterogen.

Konsep yang sederhana yang diberikan pada anak pada permulaan unit instruksial dapat membantu penguasaan materi selanjutnya. Maka, dibutuhkan beberapa modifikasi di kelas.

Anak sebaiknya diberi tugas, terutama dalam pelajaran sosial dan ilmu alam, yang terstruktur dan konkret. Proyek-proyek besar yang membutuhkan matangnya kemampuan organisasional dan kemampuan konseptual sebaiknya dikurangi, atau secara substansial dimodifikasi, disesuaikan dengan kemampuannya. Dalam kerja kelompok, slow-learner dapat ditugaskan untuk bertanggung jawab pada bagian yang konkret, sedang anak lain dapat mengambil tanggung jawab pada komponen yang lebih abstrak.

Tekankan hal-hal setelah belajar, berikan insentif dan motivasi yang bervariasi. Berikan banyak kesempatan bagi anak untuk bereksperimen dan mempraktikkan konsep baru dengan materi yang konkret atau situasi yang menstimulasi. Pada awal setiap unit, kenalkan anak dengan materi-materi yang familiar.

Sederhanakan petunjuk dan yakin bahwa petunjuk itu dapat dimengerti. Penting bagi guru untuk mengetahui gaya belajar masing-masing anak, ada yang mengandalkan kemampuan visual, auditori atau kinestetik. Pengetahuan ini memudahkan penerapan metode belajar yang tepat pada mereka.

Pelayanan Pendidikan Bagi Slow Learner Pelayanan pendidikan dapat diberikan dengan memberikan bimbingan yang tepat bagi slow learner. Ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh seorang guru dalam melakukan bimbingan terhadap siswa yang lambat belajar. Strategi — strategi yang bisa dilakukan oleh seorang konselor atau guru antara lain: 1.

Bimbingan bagi anak dengan masalah konsentrasi a Ubahlah cara mengajar dan jumlah materi yang akan diajarkan. Siswa yang mengalami masalah perhatian dapat ketinggalan jika materi yang diberikan terlalu cepat atau jika beban menumpuk dengan materi yang kompleks.

Oleh karena itu, akan berguna bagi mereka untuk : - Memperlambat laju presentasi materi - Menjaga agar siswa tetap terlibat dengan memberi pertanyaan pada saat materi diberikan. Siswa mungkin tidak menyadari peranan perhatian dalam proses pengajaran.

Mereka juga tidak menyadari kalau perhatian merupakan bidang kesulitan tertentu bagi mereka. Dalam pertemuan ini seorang kita memberikan penjelasan dengan cara yang tanpa memberikan hukuman dan tanpa ancaman akan sangat berguna bagi siswa. Karena tanpa disadari kita telah mengalihkan perhatian kita dari siswa.

Dengan membawa mereka dekat dengan kita secara fisik secara rafia akan membawa si anak lebih dekat kepada proses pengajaran. Biarkan siswa tahu kalau anda melihatnya ketika sedang memperhatikan.

Katakana kontak mata ketika pembelajaran berlangsung itu sangat penting. Cobalah berikan penghargaan atas kehadirannya. Bias juga dengan penghargaan verbal yang dilakukan dengan tenang, dan lembut. Siswa mungkin merasa kecil hati dan tidak diperhatikan bila mereka dihukum karena tidak menyelesaikan tugas secepat orang lain.

Membuat penyesuaian dan jumlah tugas yang harus diselesaikan maupun waktu yang disediakan untuk menyelesaikan tugas berdasar kemampuan individu mengkin akan sangat membantu dan mendorong bagi sebagaian siswa. Melatih siswa untuk memonitor perhatian mereka sendiri sewaktu-waktu dengan menggunakan timer atau alarm jam.

Mengajarkan mereka untuk mencatat berbagai interval apakah mereka memberikan perhatian atau tidak pada saat pengajaran. Catatan ini akan membantu menciptakan perhatian yang lebih besar bagi kebutuhan dalam memfokuskan perhatian. Bimbingan bagi anak dengan masalah daya ingat a Ajarkan menggunakan highlighting atau menggaris bawahi dengan penanda.

Untuk membantu memancing ingatan. Mereka harus diberi tahu cara memilih tajuk bacaan, kalimat dan istilah kunci untuk diberi garis bawah atau tanda dengan highlighter. Kemudian me-review dari bacaan yang di sudah digaris bahawahi tadi. Yang mana alat-alat itu bias berfungsi bagi mereka sebagai alat pengingat dan bias jadi juga sebagai alat pengajaran. Misalnya dengan membagi tugas-tugas kelas dan rumah atau dengan memberikan tes kemampuan penguasaan lebih sering.

Misalnya dengan memberikan tes langsung setelah pelajaran disampaikan. Ini berguna untuk mengetahui apakan siswa memahami arti bacaan mereka atau arti suatu pertanyaan mengenai materi baru.

Pengertian dapat diperkokoh dengan menggunakan contoh, analogi atau kontras. Perlu memberikan umpan balik dan dorongan yang lebih sering bagi siswa berkesulitan belajar. Evaluai terhadap tugas mereka sebagai tambahan pengajaran akan sangat membantu.

Dengan kata lain, suatu kesadaran yang konstan mengenai siswasiswa ini akan membentuk kepercayaan diri dan kemampuan mereka. Bagi sebagian siswa, menunda ujian akhir mereka sampai siswa menguasai sepenuhnya materi yang dipelajari, mungkin merupakan cara terbaik.

Siswa berkesulitan belajar seringkali mempunyai sejarah kegagalan disekolah. Biasanya mereka memiliki perasaan akan gagal sense of failing dalam berbagai hal yang mereka lakukan. Memutuskan rantai kegagalan dan menciptakan cipta diri sense of self baru bagi siswa ini merupakan sesuatu yang paling penting bagi guru untuk melakukannya. Pada setiap tugas atau kemampuan siswa harus ditarik kembali kepada masalah diman tugas dapat dilakukan tanpa kegagalan. Bimbingan bagi anak dengan masalah social dan emosional a Buatlah sistem perhargaan kelas yang dapat diterima dan dapat diakses.

Siswa berkesulitan belajar perlu memahami sistem penghargaan ini dikelas dan merasa ikut serta di dalamnya. Untuk memahami bagaimana mereka bisa mendapatkan penghargaan yang baik, para siswa disini perlu diberi pemahaman tentang bagaimana cara mendapatkan keuntungan sosial dari sikap positif dan hubungan sosial yang baik dikelas.

ITEXTSHARP APPEND PAGE TO PDF

Equality PDF

Transley dan R. Gulliford 4 menjelaskan bahwa karakteristik siswa lambat belajar Slow Learner adalah sebagai berikut. Keadaan fisik pada umumnya sama dengan murid-murid normal. Dengan melihat keadaan fisiknya saja tidak dapat dibedakan mana yang normal dan mana yang lambat belajar. Para ahli baru dapat membedakan antara murid belajar dengan murid normal setelah menagdakan pengamatan dan tes psikologi. Kemampuan berfikirnya agak rendah, sehingga lamban dalam memecahkan masalah-masalah yang sederhana.

RESPIRACION AEROBIA PDF

PENGERTIAN, PENYEBAB DAN PENANGANAN LAMBAT BELAJAR ( SLOW LEARNER ) SEJAK DINI

Anak Slow Learner Lamban Belajar Karya: Rizki Siddiq Nugraha Anak lamban belajar atau lebih dikenal luas dengan istilah slow learner berbeda dari anak yang mengalami retardasi mental ataupun anak berkesulitan belajar. Menurut Cooter, Cooter Jr. Sedangkan menurut Mumpuniarti , hlm. Berdasarkan skala inteligensi Wechsler dalam Sugihartono, dkk. Selanjutnya Burt dalam G. Reddy, R.

Related Articles